Kamis, 13 April 2017

SENYAWA ALKOHOL



Alkohol
No.
Nama Bahan
Rumus Kimia
Wujud/Fasa
Penyimpanan
Bahaya
Pencegahan/Penanggulangan
1.
1,2-etadienol
C2H4(OH)2
Cair
Simpan di tempat yang berventilasi baik. Kontainer kosong dapat mempertahankan residu produk. Simpan jauh dari yang tidak kompatibel
zat. Membuka kembali wadah yang digunakan dengan hati-hati. Wadah yang sudah dibuka harus hati-hati disegel kembali dan disimpan tetap tegak untuk mencegah kebocoran. Simpan diwadah tertutup rapat di tempat yang kering dan berventilasi baik.
Akut:
Produk menyebabkan iritasi mata, kulit dan selaput lendir. Berbahaya jika terhirup, kontak dengan kulit
dan jika tertelan. Dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit. Menyebabkan sakit kepala, mengantuk atau efek lain ke pusat sistem saraf.
Data yang tersedia dari kasus keracunan akut menunjukkan bahwa ginjal adalah organ penting untuk toksisitas etilena glikol.
Kronis :
Bahaya berkepanjangan dapat menyebabkan kerusakan pada darah, otak, hati dan ginjal. Etilena glikol memiliki
peran fetotoksik, menyebabkan kelainan perkembangan dan efek maternal pada tikus laboratorium.

Selalu direkomendasikan memakaialat pelindung diri. Jangan biarkan produk untuk menghubungi kulit, mata dan pakaian. Jangan menghirup uapnya.Jauhkan dari api, percikan api dan permukaan panas. 

2.
1,2,3-propatrienol
C3H5(OH)3
Cair
Simpan diwadah tertutup rapat. Simpan di tempat yang sejuk, berventilasi baik. Hidroskopis
Akut : berbahaya dalam kasus kulit (iritan, permeator), kontak mata (iritan), menelan, inhalasi.
kronis:
Substansi mungkin beracun untuk ginjal. Berulang atau berkepanjangan kesubstansi dapat menghasilkan kerusakan organ sasaran.

Jangan ditelan. Jangan
Hirup gas / asap / uap / semprotan. Kenakan pakaian pelindung. Jika tertelan, segera dapatkan saran medis dan tunjukkan wadah atau label. Jauhkan dari incompatibles seperti agen oksidasi

3.
1,2,3,4-butatetraenol
C4H6(OH)4
Padat
Simpan diwadah kering. Simpan di tempat yang dingin. tempatkan semua peralatan yang mengandung bahan diwadah tertutup rapat. Simpan di tempat berventilasi. Bahan mudah terbakar harus disimpan jauh dari panas yang ekstrim dan jauh dari pengoksidasi kuat.

Akut:
Berbahaya dalam kasus menelan. Sedikit berbahaya dalam kasus kontak kulit (iritan), kontak mata (iritan), inhalasi.

Kontainer kosong menimbulkan resiko kebakaran,
Jangan menghirup debu.

4.
1,2,3,4,5-pentapentanol
C5H7(OH)5
Padat
Simpan diwadah kering. Simpan di tempat yang dingin.  Simpan wadah tertutup rapat. Simpan di
tempat berventilasi. Bahan mudah terbakar harus disimpan jauh dari panas yang ekstrim dan jauh dari pengoksidasi kuat.

Akut: Berbahaya jika terjadi inhalasi. Sedikit berbahaya dalam kasus kontak mata (iritan), proses menelan.
kronis:
Substansi adalah racun bagi paru-paru. Berulang atau berkepanjangan paparan zat dapat menghasilkan
kerusakan target organ.

Jangan ditelan. Jangan menghirup debu. Kenakan pakaian pelindung Dalam hal ventilasi cukup, memakai alat pernapasan yang sesuai. Jika tertelan, segera dapatkan saran medis dan tunjukkan
wadah atau label.

5.
1,2,3,4,5,6-heksaheksanol
C6H8(OH)6
Padat
Simpan diwadah kering. Simpan di tempat yang dingin. Simpan wadah tertutup rapat. Simpan di
tempat berventilasi. Bahan mudah terbakar harus disimpan jauh dari panas yang ekstrim dan jauh dari pengoksidasi kuat.

Akut:
Berbahaya dalam kasus kontak mata (iritan), menelan. Sedikit berbahaya dalam kasus kontak kulit (iritan), inhalasi.
kronis:
Bahaya berkepanjangan tidak diketahui dapat memperburuk kondisi medis.

Jangan ditelan. Jangan menghirup debu. Hindari kontak dengan mata pakai pakaian pelindung Jika tertelan, segera dapatkan saran medis dan tunjukkan wadah atau label.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar