Alkohol
|
No.
|
Nama
Bahan
|
Rumus
Kimia
|
Wujud/Fasa
|
Penyimpanan
|
Bahaya
|
Pencegahan/Penanggulangan
|
|
1.
|
1,2-etadienol
|
C2H4(OH)2
|
Cair
|
Simpan di
tempat yang berventilasi baik. Kontainer kosong dapat mempertahankan
residu produk. Simpan jauh dari yang tidak kompatibel
zat. Membuka
kembali wadah yang digunakan dengan hati-hati. Wadah yang sudah dibuka
harus hati-hati disegel kembali dan disimpan tetap tegak untuk mencegah
kebocoran. Simpan diwadah tertutup rapat di tempat yang kering dan
berventilasi baik.
|
Akut:
Produk
menyebabkan iritasi mata, kulit dan selaput lendir. Berbahaya jika
terhirup, kontak dengan kulit
dan jika
tertelan. Dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit. Menyebabkan
sakit kepala, mengantuk atau efek lain ke pusat sistem saraf.
Data yang
tersedia dari kasus keracunan akut menunjukkan bahwa ginjal adalah organ
penting untuk toksisitas etilena glikol.
Kronis :
Bahaya berkepanjangan
dapat menyebabkan kerusakan pada darah, otak, hati dan ginjal. Etilena
glikol memiliki
peran
fetotoksik, menyebabkan kelainan perkembangan dan efek maternal pada tikus
laboratorium.
|
Selalu
direkomendasikan memakaialat pelindung diri. Jangan biarkan produk untuk
menghubungi kulit, mata dan pakaian. Jangan menghirup uapnya.Jauhkan
dari api, percikan api dan permukaan panas.
|
|
2.
|
1,2,3-propatrienol
|
C3H5(OH)3
|
Cair
|
Simpan diwadah tertutup
rapat. Simpan di tempat yang sejuk, berventilasi baik. Hidroskopis.
|
Akut : berbahaya dalam kasus
kulit (iritan, permeator), kontak mata (iritan), menelan, inhalasi.
kronis:
Substansi mungkin beracun untuk ginjal. Berulang atau berkepanjangan
kesubstansi dapat menghasilkan kerusakan organ sasaran.
|
Jangan ditelan. Jangan
Hirup gas / asap / uap / semprotan. Kenakan pakaian
pelindung. Jika tertelan, segera dapatkan saran medis dan tunjukkan wadah
atau label. Jauhkan dari incompatibles seperti agen oksidasi
|
|
3.
|
1,2,3,4-butatetraenol
|
C4H6(OH)4
|
Padat
|
Simpan diwadah
kering. Simpan di tempat yang dingin. tempatkan semua peralatan
yang mengandung bahan diwadah tertutup rapat. Simpan di tempat
berventilasi. Bahan mudah terbakar harus disimpan jauh dari panas yang
ekstrim dan jauh dari pengoksidasi kuat.
|
Akut:
Berbahaya
dalam kasus menelan. Sedikit berbahaya dalam kasus kontak kulit
(iritan), kontak mata (iritan), inhalasi.
|
Kontainer
kosong menimbulkan resiko kebakaran,
Jangan
menghirup debu.
|
|
4.
|
1,2,3,4,5-pentapentanol
|
C5H7(OH)5
|
Padat
|
Simpan diwadah
kering. Simpan di tempat yang dingin. Simpan wadah tertutup
rapat. Simpan di
tempat berventilasi. Bahan
mudah terbakar harus disimpan jauh dari panas yang ekstrim dan jauh dari
pengoksidasi kuat.
|
Akut: Berbahaya
jika terjadi inhalasi. Sedikit berbahaya dalam kasus kontak mata
(iritan), proses menelan.
kronis:
Substansi
adalah racun bagi paru-paru. Berulang atau berkepanjangan paparan zat
dapat menghasilkan
kerusakan
target organ.
|
Jangan ditelan. Jangan
menghirup debu. Kenakan pakaian pelindung Dalam hal ventilasi cukup,
memakai alat pernapasan yang sesuai. Jika tertelan, segera dapatkan saran
medis dan tunjukkan
wadah atau
label.
|
|
5.
|
1,2,3,4,5,6-heksaheksanol
|
C6H8(OH)6
|
Padat
|
Simpan diwadah
kering. Simpan di tempat yang dingin. Simpan wadah tertutup
rapat. Simpan di
tempat
berventilasi. Bahan mudah terbakar harus disimpan jauh dari panas yang
ekstrim dan jauh dari pengoksidasi kuat.
|
Akut:
Berbahaya
dalam kasus kontak mata (iritan), menelan. Sedikit berbahaya dalam kasus
kontak kulit (iritan), inhalasi.
kronis:
Bahaya berkepanjangan
tidak diketahui dapat memperburuk kondisi medis.
|
Jangan
ditelan. Jangan menghirup debu. Hindari kontak dengan mata pakai pakaian
pelindung Jika tertelan, segera dapatkan saran medis dan tunjukkan wadah atau
label.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar